by Admin | Jan 16, 2021 | Daily
4 Software Pengatur Jadwal Belajar Android Ini Bikin Belajar Kamu Lebih Efisien
Sebagai seorang pelajar, tentu saja kamu punya banyak sekali jadwal yang padat harus dijalani setiap hari. Karena itu, kamu butuh aplikasi yang mampu menunjang jadwal kamu lebih efisien, khususnya dari segi belajar. Banyak pelajar yang kurang bisa mengatur waktu belajarnya karena padatnya kegiatan yang dilakukan. Belum lagi jadwal untuk melakukan ekstrakurikuler, les privat, dan lain sebagainya yang pastinya menyita waktu secara tak terkendali jika kamu tidak ada pengingat yang bisa diandalkan. Disinilah sejumlah software pengatur jadwal yang dimiliki Android akan mampu mendatangkan manfaat luar biasa.
Any.Do: To-Do List

Dari namanya saja sudah kelihatan fungsi yang istimewa dari software satu ini. Ya, Any.Do: To-Do List bisa membantu anda untuk membuat daftar kegiatan secara rapi. Jadi kamu bisa lebih mudah mengatur jadwal yang bisa dilakukan di hari sibuk mulai Senin – Jumat. Misalnya hari senin kamu menjadwal untuk belajar sendiri mulai jam 7 – 9 malam. Kemudian, selasa kamu mengatur jadwal untuk les privat di jam yang sama. Jika kamu sudah melakukan kegiatan belajar tersebut, kamu bisa menandainya dengan notifikasi terselesaikan.
BZ Reminder

Software selanjutnya yang bisa kamu gunakan adalah BZ Reminder. Sama seperti software yang pertama, fungsi dari software ini adalah untuk menyederhanakan semua kegiatan yang kamu lakukan dalam sehari. Dari nama aplikasinya “Reminder” kamu pasti menyadari bahwa itu diterjemahkan sebagai “Pengingat”. Ya, software ini juga akan bisa mengingatkan kamu tentang catatan jadwal belajar yang sudah kamu buat. Hal ini tentu akan mempermudah kamu untuk mengingat kapan jadwal belajar kelompok, belajar dengan guru les, maupun kapan belajar sendiri di hari sibuk kamu.
Evernote

Aplikasi yang satu ini sebetulnya tidak hanya berguna bagi para pelajar saja, tapi juga bagi orang yang sudah bekerja karena kecanggihan fitur yang ada didalamnya. Banyak sekali pebisnis yang juga menggunakannya. Tapi para pelajar pun juga bisa merasakan manfaat yang sama. Di aplikasi yang sangat fungsional ini akan memungkinkan kamu untuk bisa membuat catatan tidak hanya berdasarkan waktu saja, tapi juga lokasi! Jadi kamu akan mendapatkan pengingat pula dimana kamu akan melakukan aktivitas belajar ataupun ekstrakurikuler, dan lain sebagainya. Aplikasi yang satu ini sangat layak untuk dicoba.
Google Now
Aplikasi keren buatan Google ini sangat bisa diandalkan dalam mengatur jadwal kamu untuk belajar setiap harinya. Tak hanya itu saja, pengingatnya juga akan langsung mengeluarkan perintah suara secara langsung. Jadi jika kamu ingin mengatur jadwal untuk belajar, maka kamu bisa membuat voice remender yang paling efektif. Aplikasi yang praktis dan istimewa ini bisa kamu gunakan untuk pengingat jadwal belajar kelompok, dan juga jadwal belajar kamu dimanapun berada.
Salah satu manfaat utama dari menggunakan aplikasi tersebut adalah mengajari kamu untuk disiplin dalam mengatur jadwal belajar. Tidak ada salahnya mencoba aplikasi-aplikasi menarik ini, bukan?
by Admin | Jan 15, 2021 | Daily
4 Hard Skill Yang Paling Banyak Dicari Perusahaan Dari Para Pelamar
Meski banyak yang mengatakan bahwa soft skill berperan penting dalam dunia kerja, nyatanya hard skill pun juga sesuatu yang tak boleh dikesampingkan. Pasalnya, sejumlah perusahaan mencari karyawan yang memiliki hard skill bagus pada keahlian tertentu. Hal ini tentu saja bisa menjadi tolak ukur bagi perusahaan bagaimana performa karyawan tersebut. Disinilah perusahaan akan mencantumkan job description atau tanggung jawab yang wajib dimiliki seorang karyawan pada saat mereka menjalankan tugas yang dijalaninya. Hard skill bukanlah skill yang bisa diasah secara instan! Terkadang butuh waktu mengenyam pendidikan bertahun-tahun, mengikuti seminar dan workshop, dan lain sebagainya. Berikut adalah beberapa kriteria hard skill yang banyak dicari perusahaan-perusahaan.
1. Pendidikan Terakhir, Jurusan dan Kualitas Kampus

prismaprofesional.com
Hanya dengan melihat CV yang dikirimkan, para HRD bisa mengetahui gambaran sedikit tentang kualitas yang anda miliki. Pendidikan terakhir sangat berpengaruh terkait diterima atau tidaknya anda bekerja dalam perusahaan tertentu. Pasalnya, beberapa perusahaan membutuhkan karyawan dengan pendidikan S1, S2, dan tingkat lain yang lebih tinggi. Jurusan pun juga menentukan apakah anda berada di jurusan yang sesuai dengan job deskripsi. Misalnya anda kuliah di jurusan sastra inggris, tidak mungkin anda melamar untuk posisi Web Developer. Kalau untuk posisi ini biasanya yang dicari adalah orang yang kuliah di jurusan Sistem Informatika.
2. Pengalaman Bekerja Sebelumnya

prismaprofesional.com
Hard skill lainnya adalah tentang pengalaman bekerja anda sebelumnya. Dari sinilah perusahaan juga akan menilai kapabilitas anda saat bekerja di perusahaan tersebut. Dimana sebelumnya anda bekerja, apa posisi anda, berapa lama anda bertahan bekerja di posisi tersebut, dan lain sebagainya. Semua akan menjadi acuan bagi perusahaan untuk mendalami lebih jauh tentang apa yang kira-kira bisa anda lakukan untuk mereka. Selain itu, jika anda memiliki pengalaman bekerja di tempat yang bagus sebelumnya, hal ini juga akan menambah nilai plus yang meningkatkan peluang diterimanya anda bekerja di tempat tersebut.
3. Prestasi Apa Saja Yang Sudah Anda Lakukan

prismaprofesional.com
Dalam sesi wawancara biasanya pihak HRD ingin mengorek lebih jauh tentang apa saja prestasi yang bisa anda lakukan di perusahaan sebelumnya. Hal ini juga akan bisa menjadi tolak ukur bagi perusahaan untuk mengetahui sejauh mana performa yang bisa anda berikan kepada mereka. Prestasi tersebut juga bisa dilihat dari pengalaman anda menjadi PIC di proyek tertentu, sukses melampaui target perusahaan dan lain sebagainya.
4. Kuasai Satu Hard Skill Yang Paling Anda Sukai

prismaprofesional.com
Anda bebas memiliki hard skill berapapun yang diinginkan. Ada orang yang bisa menulis, coding, dan juga perawat. Tapi apakah anda akan menjalankan tiga job desk tersebut sekaligus di perusahaan? Tentu saja tidak! Karena setiap orang akan dituntut untuk concern di satu bidang saja saat bekerja di perusahaan. Jadi benar-benar pikirkan secara detail dan baik apa sebetulnya hard skill yang paling anda kuasai. Kemudian tingkatkan kemampuan tersebut dengan belajar dan terus berjuang sampai maksimal.
by Admin | Jan 15, 2021 | Daily
5 Kemampuan Soft Skill Yang Dicari Perusahaan
Banyak yang sudah membuktikan bahwa pengaruh soft skill sangat signifikan dalam dunia kerja. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa kemampuan soft skill ini lebih penting porsinya untuk dimiliki ketimbang kemampuan akademis, atau hard skill. Kemamuan soft skill sendiri buaknalh sesuatu yang bernilai akademis. Namun soft skill lebih mengarah pada interpersonal seseorang atau bagaimana cara dia menjalin hubungan dengan orang lain. Bahkan soft skill juga menjadi acuan perusahaan untuk menyaring calon karyawan yang ingin bekerja di tempat mereka. Berikut adalah beberapa kemampuan soft skill yang dicari oleh perusahaan-perusahaan dari calon pelamarnya.
1. Komunikasi Yang Baik

prismaprofesional.com
Soft skill semacam ini memang tak pernah lekang oleh waktu. Sampai kapanpun kemampuan dalam komunikasi yang baik adalah sebuah value yang dicari oleh banyak perusahaan. Pasalnya, jika anda bisa memiliki komunikasi yang baik, anda tidak akan mengalami kesulitan dalam membangun relasi. Selain itu, anda juga akan bisa mengembangkan perusahaan dengan lebih baik dan maksimal lagi. Seperti yang diketahui bahwa didalam satu kantor, anda tidak hanya bekerja dengan satu orang saja, tapi anda juga bekerja dengan banyak orang.
2. Pola Pikir Yang Out of The Box

prismaprofesional.com
Orang yang memiliki soft skill bagus akan mampu berpikir secara out of the box. Disinilah mereka mampu menciptakan ide yang original sehingga bisa menjadi value yang amat tinggi bagi perusahaan. Dengan kreativitas tersebut orang yang soft skill-nya bagus akan bisa menciptakan inovasi istimewa yang menguntungkan bagi perusahaan. Kenapa? Karena dari titik inilah mereka mampu menciptakan sebuah inovasi yang berbeda dan lain daripada yang lain.
3. Punya Keinginan Tinggi Untuk Belajar

prismaprofesional.com
Soft skill yang bagus juga akan bisa diukur dari bagaimana mereka memiliki kemauan untuk belajar tentang hal-hal yaang baru. Tentu saja orang yang punya keinginan belajar tinggi tidak hanya menguntungkan bagi perusahaan, tapi juga bagi kemajuan dirinya sendiri. Pada akhirnya mereka pun akan memiliki kemampuan dan pengalaman baru dalam bekerja. Skill semacam ini memang juga dicari oleh perusahaan yang pastinya punya kecenderungan mengeluarkan kebijakan baru. Apakah karyawan tersebut akan siap belajar dengan hal yang baru? Disitulah soft skill menentukan segalanya.
4. Bisa Menjadi Leader Yang Baik Saat Dibutuhkan

prismaprofesional.com
Ada kalanya seorang karyawan bisa menjadi seorang leader atau PIC (Person in Charge) secara tiba-tiba. Disini mereka akan menjadi orang yang pertama bertanggung jawab terhadap jalannya sebuah project yang dijalankan perusahaan. Kalau sudah demikian, seorang karyawan yang memiliki kemampuan leadership yang baik bisa menjadi penolong disaat genting. Pada saat ada proyek dadakan, mereka bisa tau bagaimana caranya untuk melakukan presentasi secara baik dan formal. Serta mereka juga bisa mengarahkan tugas timnya secara optimal.
5. Tak Kenal Menyerah

prismaprofesional.com
Apapun tantangan yang ada didepan, seorang karyawan tidak boleh menyerah. Disinilah soft skill berperan penting dalam memacu seseorang apakah dia kuat menghadapi tekanan dan tantangan dalam dunia kerja atau tidak. Sikap yang semacam ini biasanya akan menonjol terlihat dan membuahkan apresiasi dari karyawan lainnya.
by Admin | Jan 14, 2021 | Daily
Tipe Karyawan Dilihat Dari Soft Skill dan Hard Skill Yang Dimiliki
Saat berada di dunia kerja, kamu akan berhadapan dengan banyak orang dengan berbagai karakter. Ada yang pendiam, ada yang baik, ada yang penyabar, ada yang punya leadership bagus, dan lain sebagainya. Untuk bisa mengenal lebih dalam tentang karyawan yang ada di tempat kerja, kamu bisa melihatnya melalui soft skill dan hard skill yang mereka miliki. Dengan mengetahui karakter yang mereka miliki, hal ini pastinya akan memberikan kemudahan untuk mengenal mereka lebih dekat. Selain itu, ini juga akan membantu kamu supaya bisa lebih gampang berinteraksi satu sama lain. Hal ini juga bisa mencegah rasa canggung pada saat berhadapan dengan mereka secara langsung di forum-forum yang tak terduga.
Karyawan Yang Memiliki Hard Skill Bagus, Tapi Soft Skill Kurang

prismaprofesional.com
Tipe yang satu ini lebih berfokus pada pekerjaan yang dilakukan daripada fokus pada interaksi dengan karyawan lain. Saat kamu melihat karyawan tipe ini masuk ke kantor, mereka akan cenderung langsung membuka laptop atau PC, kemudian bekerja. Bahkan mereka juga sangat jarang mau berinteraksi dengan orang lain. Seolah yang ada di pikirannya adalah yang penting pekerjaan mereka selesai dan melakukan rutinitas harian sebagaimana biasanya. Karyawan yang semacam ini biasanya harus diajak memulai pembicaraan terlebih dahulu. Mereka cenderung pasif untuk memulai pembicaraan, dan lebih suka mendengarkan orang lain yang berbicara duluan. Tapi dalam hal hard skill, biasanya performa mereka juga lumayan bagus, bahkan bisa lebih dari ekspektasi karena fokus mereka yang cukup maksimal dalam pekerjaan yang dijalaninya itu.
Karyawan Dengan Soft Skill Bagus, Tapi Hard Skill Kurang

prismaprofesional.com
Ada juga karyawan yang memiliki performa kurang bagus, atau hard skill-nya kurang, tapi dalam kemampuan soft skill mereka sangatlah istimewa. Disini bisa terlihat bagaimana mereka menjalin hubungan yang baik dengan rekan sesama kantor. Selain itu, karyawan semacam ini juga bisa menjadi pencair suasana yang bagus. Mereka mampu mengeluarkan bumbu humor di momen yang tepat. Karakter orang yang bagus dalam bidang soft skill ini juga bisa dilihat bagaimana cara mereka berhubungan dengan banyak orang. Mereka bisa bertutur kata dengan rapi dan tersturktur dengan baik.
Karyawan Dengan Hard Skill Bagus dan Soft Skill Bagus

prismaprofesional.com
Untuk karyawan tipe yang satu ini biasanya akan memiliki posisi yang bagus dalam perusahaan. Pasalnya dalam performa mereka mampu memberikan andil yang signifikan pada perkembangan perusahaan. Sementara mereka juga bagus dalam hal interaksi dengan orang lain. Biasanya posisi yang mereka jalani adalah sebagai manajer, supervisor, dan petinggi perusahaan dengan jabatan lainnya. Kemampuan bagus dalam bekerja, serta cara berinteraksi dengan orang lain yang tepat membuat orang semacam ini memiliki karir yang berpotensi tinggi untuk terus bersinar!
Karyawan Dengan Hard Skill Kurang dan Soft Skill Kurang

prismaprofesional.com
Tak bisa dipungkiri bahwa karyawan semacam ini pun juga ada di perusahaan. Ciri-ciri mereka adalah performa yang kurang bagus pada saat bekerja, tapi dalam hal interaksi pun mereka juga tidak bisa diandalkan. Mereka cenderung diam dan tidak menemukan solusi dalam masalah di dunia kerja. Tapi mereka juga tidak punya rekan yang bisa diajak untuk sharing satu sama lain.
by Admin | Jan 14, 2021 | Daily
Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill Dalam Dunia Kerja
Soft skill dan hard skill adalah dua kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap orang yang berkecimpung di dunia kerja. Hard skill mengacu pada keahlian utama yang dimiliki oleh karyawan tersebut. Misalnya ada sebuah iklan di lowongan kerja yang membutuhkan tenaga web developer. Disini hard skill mengacu pada kemampuan karyawan di bidang pengembangan website tersebut. Sementara, soft skill merupakan karakter atau sifat seseorang yang berpengaruh terhadap lingkungan tempat dia bekerja. Dengan kemampuan soft skill yang bagus, seseorang akan bisa berinteraksi dengan karyawan lain lebih baik. Mereka juga akan cenderung punya lebih banyak teman. Berikut adalah beberapa perbedaan yang perlu anda ketahui tentang hard skill dan soft skill yang diterapkan di tempat kerja.
Hard Skill Bisa Diasah Dengan Belajar di Lembaga Pendidikan Maupun Otodidak

Bagaimana seseorang bisa mendapatkan kemampuan di bidang tertentu? Hal ini bisa dilakukan dengan dua cara, yakni belajar di sekolah atau kampus. Cara lain yang diterapkan biasanya dengan otodidak atau belajar secara mandiri tanpa harus bersekolah tinggi terlebih dahulu. Biasanya cara otodidak diterapkan dengan membaca buku, berselancar di internet, atau menonton program tertentu. Apapun cara yang dilakukan, keduanya tetap mencapai garis finish yang sama, yakni mengasah kemampuan diri dalam bidang tertetu supaya bisa semakin kuat. Disinilah manusia akan saling membutuhkan satu sama lain. Ada yang pintar dalam bidang memasak, ada yang pintar menjadi pengajar, ada yang punya kemampuan dalam bidang menulis, dan lain sebagainya.
Soft Skill Tumbuh Melalui Interaksi

Soft skill bukan sesuatu yang bisa diasah semudah saat orang mengenyam di pendidikan tinggi. Disini untuk bisa memiliki kemampuan soft skill yang baik, anda harus banyak berinteraksi dengan orang lain. Anda harus mengenal karakter lebih banyak orang supaya bisa memahami dan mengambil keputusan secara tepat di situasi tertentu. Biasanya orang yang mahir di bidang ini bisa menjadi seorang leader atau pemimpin yang baik. Pasalnya, dia bisa memahami dengan baik apa yang dibutuhkan orang lain. Serta para ahli soft skill ini juga selalu mencari jalan tengah di setiap situasi dan kondisi apapun.
Hard Skill Bisa Diukur Melalui Performa Kerja

Dalam dunia kerja, hard skill akan bisa diukur melalui performa yang bisa diberikan seorang karyawan. Disinilah seseorang dengan hard skill yang bagus akan bisa selalu mencapai target yang diberikan perusahaan. Misalnya untuk seorang yang berprofesi sebagai marketing, dia mampu mencapai target penjualan yang diharapkan. Contoh lain, seorang guru yang mampu menerangkan pelajaran dengan baik sehingga membuat semua murid lebih mudah paham materi yang diajarkan.
Dalam Dunia Kerja, Soft Skill Melibatkan Kecerdasan Emosional dan Empati

Soft skill tidak sesimpel hard skill yang bisa diukur dari performa yang ditunjukan. Pasalnya, hal ini melibatkan sesuatu yang tidak mungkin bisa diajarkan oleh orang lain. Karakter soft skill muncul dari diri pribadi masing-masing. Untuk bisa melihat seseorang memiliki soft skill yang bagus atau tidak bisa dilihat dari keberanian dia untuk speak up atau berbicara didepan publik. Serta bagaimana dia mampu berinteraksi dengan banyak orang dan punya lebih banyak kawan ketimbang karyawan lain.
Kesimpulannya, hard skill dan soft skill adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Untuk bisa mencapai kebahagiaan maksimal di tempat kerja, dua kemampuan ini harus benar-benar berjalan beriringan.