Tipe Karyawan Dilihat Dari Soft Skill dan Hard Skill Yang Dimiliki

Tipe Karyawan Dilihat Dari Soft Skill dan Hard Skill Yang Dimiliki

Tipe Karyawan Dilihat Dari Soft Skill dan Hard Skill Yang Dimiliki

Saat berada di dunia kerja, kamu akan berhadapan dengan banyak orang dengan berbagai karakter. Ada yang pendiam, ada yang baik, ada yang penyabar, ada yang punya leadership bagus, dan lain sebagainya. Untuk bisa mengenal lebih dalam tentang karyawan yang ada di tempat kerja, kamu bisa melihatnya melalui soft skill dan hard skill yang mereka miliki. Dengan mengetahui karakter yang mereka miliki, hal ini pastinya akan memberikan kemudahan untuk mengenal mereka lebih dekat. Selain itu, ini juga akan membantu kamu supaya bisa lebih gampang berinteraksi satu sama lain. Hal ini juga bisa mencegah rasa canggung pada saat berhadapan dengan mereka secara langsung di forum-forum yang tak terduga.

 

Karyawan Yang Memiliki Hard Skill Bagus, Tapi Soft Skill Kurang

prismaprofesional.com

Tipe yang satu ini lebih berfokus pada pekerjaan yang dilakukan daripada fokus pada interaksi dengan karyawan lain. Saat kamu melihat karyawan tipe ini masuk ke kantor, mereka akan cenderung langsung membuka laptop atau PC, kemudian bekerja. Bahkan mereka juga sangat jarang mau berinteraksi dengan orang lain. Seolah yang ada di pikirannya adalah yang penting pekerjaan mereka selesai dan melakukan rutinitas harian sebagaimana biasanya. Karyawan yang semacam ini biasanya harus diajak memulai pembicaraan terlebih dahulu. Mereka cenderung pasif untuk memulai pembicaraan, dan lebih suka mendengarkan orang lain yang berbicara duluan. Tapi dalam hal hard skill, biasanya performa mereka juga lumayan bagus, bahkan bisa lebih dari ekspektasi karena fokus mereka yang cukup maksimal dalam pekerjaan yang dijalaninya itu.

 

Karyawan Dengan Soft Skill Bagus, Tapi Hard Skill Kurang

prismaprofesional.com

Ada juga karyawan yang memiliki performa kurang bagus, atau hard skill-nya kurang, tapi dalam kemampuan soft skill mereka sangatlah istimewa. Disini bisa terlihat bagaimana mereka menjalin hubungan yang baik dengan rekan sesama kantor. Selain itu, karyawan semacam ini juga bisa menjadi pencair suasana yang bagus. Mereka mampu mengeluarkan bumbu humor di momen yang tepat. Karakter orang yang bagus dalam bidang soft skill ini juga bisa dilihat bagaimana cara mereka berhubungan dengan banyak orang. Mereka bisa bertutur kata dengan rapi dan tersturktur dengan baik.

 

Karyawan Dengan Hard Skill Bagus dan Soft Skill Bagus

prismaprofesional.com

Untuk karyawan tipe yang satu ini biasanya akan memiliki posisi yang bagus dalam perusahaan. Pasalnya dalam performa mereka mampu memberikan andil yang signifikan pada perkembangan perusahaan. Sementara mereka juga bagus dalam hal interaksi dengan orang lain. Biasanya posisi yang mereka jalani adalah sebagai manajer, supervisor, dan petinggi perusahaan dengan jabatan lainnya. Kemampuan bagus dalam bekerja, serta cara berinteraksi dengan orang lain yang tepat membuat orang semacam ini memiliki karir yang berpotensi tinggi untuk terus bersinar!

 

Karyawan Dengan Hard Skill Kurang dan Soft Skill Kurang

prismaprofesional.com

Tak bisa dipungkiri bahwa karyawan semacam ini pun juga ada di perusahaan. Ciri-ciri mereka adalah performa yang kurang bagus pada saat bekerja, tapi dalam hal interaksi pun mereka juga tidak bisa diandalkan. Mereka cenderung diam dan tidak menemukan solusi dalam masalah di dunia kerja. Tapi mereka juga tidak punya rekan yang bisa diajak untuk sharing satu sama lain.

Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill Dalam Dunia Kerja

Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill Dalam Dunia Kerja

Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill Dalam Dunia Kerja

Soft skill dan hard skill adalah dua kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap orang yang berkecimpung di dunia kerja. Hard skill mengacu pada keahlian utama yang dimiliki oleh karyawan tersebut. Misalnya ada sebuah iklan di lowongan kerja yang membutuhkan tenaga web developer. Disini hard skill mengacu pada kemampuan karyawan di bidang pengembangan website tersebut. Sementara, soft skill merupakan karakter atau sifat seseorang yang berpengaruh terhadap lingkungan tempat dia bekerja. Dengan kemampuan soft skill yang bagus, seseorang akan bisa berinteraksi dengan karyawan lain lebih baik. Mereka juga akan cenderung punya lebih banyak teman. Berikut adalah beberapa perbedaan yang perlu anda ketahui tentang hard skill dan soft skill yang diterapkan di tempat kerja.

 

Hard Skill Bisa Diasah Dengan Belajar di Lembaga Pendidikan Maupun Otodidak

Bagaimana seseorang bisa mendapatkan kemampuan di bidang tertentu? Hal ini bisa dilakukan dengan dua cara, yakni belajar di sekolah atau kampus. Cara lain yang diterapkan biasanya dengan otodidak atau belajar secara mandiri tanpa harus bersekolah tinggi terlebih dahulu. Biasanya cara otodidak diterapkan dengan membaca buku, berselancar di internet, atau menonton program tertentu. Apapun cara yang dilakukan, keduanya tetap mencapai garis finish yang sama, yakni mengasah kemampuan diri dalam bidang tertetu supaya bisa semakin kuat. Disinilah manusia akan saling membutuhkan satu sama lain. Ada yang pintar dalam bidang memasak, ada yang pintar menjadi pengajar, ada yang punya kemampuan dalam bidang menulis, dan lain sebagainya.

 

Soft Skill Tumbuh Melalui Interaksi

Soft skill bukan sesuatu yang bisa diasah semudah saat orang mengenyam di pendidikan tinggi. Disini untuk bisa memiliki kemampuan soft skill yang baik, anda harus banyak berinteraksi dengan orang lain. Anda harus mengenal karakter lebih banyak orang supaya bisa memahami dan mengambil keputusan secara tepat di situasi tertentu. Biasanya orang yang mahir di bidang ini bisa menjadi seorang leader atau pemimpin yang baik. Pasalnya, dia bisa memahami dengan baik apa yang dibutuhkan orang lain. Serta para ahli soft skill ini juga selalu mencari jalan tengah di setiap situasi dan kondisi apapun.

 

Hard Skill Bisa Diukur Melalui Performa Kerja

Dalam dunia kerja, hard skill akan bisa diukur melalui performa yang bisa diberikan seorang karyawan. Disinilah seseorang dengan hard skill yang bagus akan bisa selalu mencapai target yang diberikan perusahaan. Misalnya untuk seorang yang berprofesi sebagai marketing, dia mampu mencapai target penjualan yang diharapkan. Contoh lain, seorang guru yang mampu menerangkan pelajaran dengan baik sehingga membuat semua murid lebih mudah paham materi yang diajarkan.

 

Dalam Dunia Kerja, Soft Skill Melibatkan Kecerdasan Emosional dan Empati

Soft skill tidak sesimpel hard skill yang bisa diukur dari performa yang ditunjukan. Pasalnya, hal ini melibatkan sesuatu yang tidak mungkin bisa diajarkan oleh orang lain. Karakter soft skill muncul dari diri pribadi masing-masing. Untuk bisa melihat seseorang memiliki soft skill yang bagus atau tidak bisa dilihat dari keberanian dia untuk speak up atau berbicara didepan publik. Serta bagaimana dia mampu berinteraksi dengan banyak orang dan punya lebih banyak kawan ketimbang karyawan lain.

 

Kesimpulannya, hard skill dan soft skill adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Untuk bisa mencapai kebahagiaan maksimal di tempat kerja, dua kemampuan ini harus benar-benar berjalan beriringan.

Penting! Perhatikan Tips Ini Saat Kamu Cari Kosan

Penting! Perhatikan Tips Ini Saat Kamu Cari Kosan

Tips cari kosan perlu menjadi informasi yang signifikan untuk anda ketahui, khususnya bagi para peserta didik. Banyak alasan kenapa anda harus mencari kosan. Diantaranya adalah mencari hunian sementara yang dekat dengan tempat kerja, sekolah,  kampus, dan lain-lain. Dari sinilah, ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan sebelum mencari kosan itu sendiri. Kenapa ini menjadi hal yang penting? Pasalnya, kesalahan dalam memilih kosan bisa membuat anda tidak nyaman. Berikut adalah beberapa tips cari kosan yang bisa anda aplikasikan.

 

1. Cek Fasilitas Yang Diberikan

Penting Perhatikan Hal Ini Saat Kamu Cari Kosan

Pertama, tips cari kosan yang bisa anda terapkan adalah mengecek fasilitas-fasilitas yang ada di dalamnya. Fasilitas tersebut antara lain adalah dapur, kamar mandi, tempat parkir, dan lain sebagainya. Jadi ketika anda hendak tinggal di dalamnya, anda tidak sampai melakukan kesalahan itu sendiri. Fasilitas tersebut akan bisa menunjang kenyamanan dan keamanan anda ketika tinggal di dalamnya.

 

2. Ketahui Apakah Lokasinya Strategis Atau Tidak

Penting Perhatikan Hal Ini Saat Kamu Cari Kosan

Tips cari kosan yang kedua adalah dengan mengetahui apakah lokasi dari tempat kos tersebut strategis atau tidak. Misalnya lokasi kos tersebut dekat dengan pasar, apotek, atau minimarket. Sehingga apabila memerlukan sesuatu tidak perlu membelinya terlalu jauh. Dengan mendapatkan tempat kos yang lokasinya strategis, maka anda akan bisa lebih menghemat waktu untuk berangkat ke kantor atau ke kampus. Tentunya ini juga bisa menjadi pertimbangan tersendiri yang bisa anda dapatkan. Lokasi memang sangat krusial dalam pemilihan kos tersebut. Jadi jangan pernah ragu untuk memilih kos di tempat yang strategis itu sendiri.

 

3. Periksalah Kebersihan Dan Keamanan Kos Terkait

Penting Perhatikan Hal Ini Saat Kamu Cari Kosan

Kebersihan juga menjadi hal penting dalam tips cari kosan ini. Jika anda tinggal di tempat yang bersih, tentunya anda sendiri akan merasakan kenyamanan tersebut. Keamanan tempat kos terkait juga perlu anda pertimbangkan secara signifikan. Tentu anda tidak ingin memilih tinggal di tempat hunian yang bau, kumuh, dan tidak nyaman, bukan? Jadi hal inilah yang perlu anda pertimbangkan secara signifikan di dalamnya.

 

Baca Juga : Tempat Yang Nyaman Dan Tenang Untuk Mengerjakan Skripsi

 

4. Ketahui Bagaimana Budaya Dan Sikap Masyarakat Sekitar

Penting Perhatikan Hal Ini Saat Kamu Cari Kosan

Tips cari kosan keempat yang perlu anda pertimbangkan adalah mengetahui bagaimana budaya dan sikap masyarakat sekitar yang ada di dalamnya. Tentu akan sangat menyulitkan jika anda tinggal di tempat hunian yang dikelilingi oleh lingkungan dan budaya yang negatif. Lambat laun anda pun berisiko terjerumus di dalamnya. Atau jika tidak terjerumus, tekanan yang anda dapatkan pun juga tidak main-main. Jadi pastikan mempertimbangkan hal ini dengan baik.

 

5. Pertimbangkan Hal-Hal Tak Terduga, Khususnya Jika Terjadi Bencana

Penting Perhatikan Hal Ini Saat Kamu Cari Kosan

Tips cari kosan yang kelima adalah mempertimbangkan hal-hal tak terduga. Salah satunya adalah dengan mempertimbangkan apa yang akan dilakukan ketika terjadi bencana. Jadikan hal ini sebagai pertimbangan tersendiri ketika anda mencari tempat hunian tersebut. Sehingga anda tidak sampai salah dalam menentukan pilihan.

Rekomendasi Buku untuk Mengasah Leadership

Rekomendasi Buku untuk Mengasah Leadership

Mengasah leadership atau yang biasa diketahui sebagai kepemimpinan merupakan faktor penting yang harus dimiliki oleh setiap orang. Tidak perlu dengan memimpin orang lain, namun mulailah dari memimpin diri sendiri. Bermula dengan pandai mengontrol emosi hingga disiplin atas komitmen dan keputusan yang dibuat. Dalam mengasah kemampuan leadership, dibutuhkan praktek secara berkala dan pendalaman ilmu dasar yang bisa didapatkan melalui membaca buku. Maka dari itu, berikut beberapa rekomendasi bacaan yang cocok untuk mengasah kemampuan leadership.

1. Leadership 101 – John C. Maxwell

Asah Kemampuan Leadership dengan Rekomendasi Buku Berikut

 

Buku yang ditulis oleh John C. Maxwell mengisyaratkan bahwa siapa saja bisa menjadi seorang pemimpin. Adapun pemimpin yang digambarkan yakni yang memiliki kerangka kerja yang sederhana dan dapat menginspirasi sekitar. Beliau juga memberikan panduan untuk menjadi pemimpin yang sempurna. Salah satu kutipan yang ada dalam buku beliau adalah kunci dari pemimpin yang sukses adalah menerapkan konsep yang telah diimplementasikan oleh pemimpin lain supaya dapat menjadi kuat. Sehingga, pada dasarnya, seorang pemimpin harus sering berbagi cerita dan pengalaman untuk dapat saling belajar satu sama lain. Hal itulah yang membuat seorang pemimpin dapat berkembang dengan adanya banyak relasi yang dibuat.

 

2. Steve Jobs – Walter Isaacson

Asah Kemampuan Leadership dengan Rekomendasi Buku Berikut

 

Pada buku yang ditulis oleh Walter Isaacson, membicarakan mengenai gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pendiri brand Apple. Steve Jobs dikenal sebagai sosok yang disiplin, tegas, dan keras dalam memimpin. Sosoknya yang karismatik dapat menarik perhatian orang ketika ia sedang berpidato. Apa yang dia sampaikan mampu membuat para pendengarnya secara tidak sadar mengiyakan yang dibicarakannya. Sifat karismatik ini juga yang mampu menaikkan antusias para pegawainya untuk dapat bekerja lebih baik dan lebih keras. Kemampuan ini juga membantunya dalam meyakinkan para pelanggannya untuk percaya dan menggunakan produk dari Apple. Sebagai seseorang yang ingin mengasah jiwa kepemimpinannya, buku ini sangat direkomendasikan karena Steve Jobs merupakan seorang wirausaha yang pantang menyerah dan fokus terhadap target. Jadi, mulailah terlebih dahulu untuk memimpin diri sendiri dengan konsisten dengan tujuan Anda, lalu kembangkan lebih luas lagi untuk dapat menahkodai awak kapal Anda sendiri.

 

3. Humble Leadership: The Power of Relationships, Openness, and Trust – Edgar H. Schein and Peter Schein

Asah Kemampuan Leadership dengan Rekomendasi Buku Berikut

 

Kali ini, buku yang kami rekomendasikan adalah karya dari Edgar Schein dan Peter Schein. Dalam bukunya ini membahas mengenai cara berkomunikasi baik secara interpersonal ataupun dengan rekan timnya. Pemimpin yang baik harus dapat memahami setiap pribadi timnya dan mampu untuk mengakomodasi dengan cara yang tepat dan dengan cara win win solution. Pun dijelaskan mengenai bagaimana sebaiknya bentuk dan cara komunikasi yang baik dan benar jika terjadi suatu permasalahan supaya dapat tercipta atmosfer yang solutif, terbuka, dan suportif. Mereka mempercayai bahwa humble leadership mampu menciptakan kreativitas, kemampuan adaptasi, dan kecerdikan yang akan membawa suatu organisasi dapat bertahan dan terus berkembang. Jadi, dalam mengasah jiwa kepemimpinan, salah satu faktor penting yang mempengaruhi adalah komunikasi. Sebab, komunikasi adalah kunci dari keberhasilan seorang pemimpin.

Baca juga : Tips Agar Laporan Tugas Akhir Selesai Tepat Waktu

4. How to Win Friends and Influence People in the Digital Age – Dale Carnegie

Asah Kemampuan Leadership dengan Rekomendasi Buku Berikut

 

Buku ini ialah hasil dari modifikasi buku klasik yang berjudul How to Win Friends and Influence People. Seiring dengan berkembangnya jaman, maka Dale memberikan pandangan mengenai cara mempengaruhi orang dalam era digital. Buku ini ditujukan bagi siapa saja yang merupakan calon pemimpin yang ingin mempunyai cara komunikasi yang efektif dan efisien. Lalu, dijelaskan juga mengenai cara-cara bersosialisasi yang baik untuk dapat menyampaikan pesan yang diinginkan. Anda juga akan disuguhkan beberapa prinsip yang relevan dengan era digital. Sehingga, terlalu show off tentang kelebihan dan kecakapan Anda, bukan lagi poin penting, melainkan cukup dengan rasa hormat, empati, dan kebaikan hati yang ditonjolkan. Anda juga akan diberikan bberapa tips dalam memmbangun komunikasi yang baik lewat media digital.

 

Asah Kemampuan Leadership dengan Rekomendasi Buku Berikut

 

Dari empat buku tersebut, Anda akan mendapatkan ilmu-ilmu untuk membantu Anda dalam mengasah kemampuan leadership. Apabila Anda kurang paham karena bukunya yang berbahasa Inggris, beberapa dari rekomendasi tersebut telah tersedia dalam versi terjemahan. Sehingga dapat mempermudah Anda dalam memahami isi buku tersebut. Rekomendasi tersebut adalah pilihan-pilihan top yang merupakan buku-buku best-seller. Jika banyak membaca akan mempermudah untuk membuka jendela dunia, maka semakin banyak membaca, akan semakin banyak sudut pandang yang akan Anda dapatkan. Hidupkan semangat literasi minat baca Anda, demi keuntungan yang luar biasa! Semoga dapat membantu.

 

 

 

 

 

Jadilah Karyawan Baik! Ini 6 Etika Bekerja Yang Wajib Kamu Terapkan

Jadilah Karyawan Baik! Ini 6 Etika Bekerja Yang Wajib Kamu Terapkan

Jadilah Karyawan Baik! Ini 6 Etika Bekerja Yang Wajib Kamu Terapkan

Dalam dunia kerja, kamu harus benar-benar menjaga citra diri dengan sangat baik. Caranya adalah dengan memahami sejumlah etika di dunia kerja. Pasalnya, disini kamu akan berhadapan dengan banyak orang sekaligus. Kamu akan berinteraksi dengan mereka. Apalagi kamu juga harus menghadapi atasan dan bawahan. Kamu juga harus tau etika seperti apa yang harus diterapkan. Hal ini akan menghindarkan kamu dari konflik emosional yang tidak perlu, serta tetap mempertahankan performa kerja dengan baik. Bahkan bisa meminimalisir gangguan yang kamu dapatkan di dunia kerja. Berikut adalah 6 etika dalam dunia kerja yang wajib kamu terapkan.

 

1. Datang Tepat Waktu

Jadilah Karyawan Baik! Ini 6 Etika Bekerja Yang Wajib Kamu Terapkan

Datang tepat waktu terkadang disepelekan oleh banyak karyawan. Padahal, datang on time adalah hal terpenting untuk menunjukan etika baikmu dalam bekerja. Hal ini juga menunjukan bahwa kita juga menghargai para kolega lainnya yang datang tepat waktu di kantor. Seperti kata pepatah “waktu tidak akan menunggu siapapun”. Waktu yang sudah hilang, tak akan bisa didapatkan kembali.

 

2. Memakai Busana Kerja Yang Rapi dan Sopan

Jadilah Karyawan Baik! Ini 6 Etika Bekerja Yang Wajib Kamu Terapkan

Meskipun kamu merasa tempat kerja adalah rumah keduamu, jangan beranggapan kamu bisa mengenakan busana sekenaknya disini. Kamu harus tetap mengutamakan busana kerja yang rapid an sopan. Jangan pula memamerkan koleksi yang mahal seperti jam tangan, tas, dan juga aksesoris lainnya. Hormati karyawan lainnya dan ini juga membuatmu tetap aman dari bahan gunjingan.

 

3. Hindari Bergosip Dengan Teman Sesama Kerja

Jadilah Karyawan Baik! Ini 6 Etika Bekerja Yang Wajib Kamu Terapkan

Gosip hanyalah sesuatu yang tidak penting dan membuat pikiranmu terganggu oleh drama-drama yang tidak perlu. Jangan pernah bergosip, karena pasti kamu tak ingin digosipkan oleh orang lain, bukan? Bahkan selain bisa mengusik orang lai, kebiasaan bergosip bisa mengancam perjalanan karirmu di dunia kerja. Daripada bergosip, sebaiknya jadilah sosok yang selalu berkomentar positif dengan sesama kolega.

 

4. Jangan Menyela Pembicaraan Orang Lain

Jadilah Karyawan Baik! Ini 6 Etika Bekerja Yang Wajib Kamu Terapkan

Berbicara pun juga ada etikanya. Kamu tidak boleh tiba-tiba menyela pembicaraan orang lain. Hal ini menunjukan bahwa kamu memiliki skpan yang egois. Apalagi jika kamu tiba-tiba menyela perbincangan saat sedang ada diskusi penting, maupun ketika teman kerja sedang telepon dengan orang lain. Interupsi adalah hal yang tak perlu dilakukan. Jika kamu ingin berbicara dengan mereka, tunggulah sampai perbincangan tersebut selesai. Atau mintalah kode untuk segera menyelesaikan perbincangan jika diperbolehkan.

 

5. Jangan Berisik Di Kantor

Jadilah Karyawan Baik! Ini 6 Etika Bekerja Yang Wajib Kamu Terapkan

Banyak sekali karyawan yang mengeluh karena koleganya terlalu berisik atau sering melakukan hal-hal tak penting yang mengganggu ketenangan karyawan. Misalnya bernyanyi-nyanyi terlalu keras, berteriak-teriak, tertawa terbahak-bahak dan lain sebagainya. Kamu harus mengatur sikap yang tepat di kantor supaya orang lain tidak terpancing emosinya.

 

6. Jangan Menebar Aroma Kurang Sedap

Jadilah Karyawan Baik! Ini 6 Etika Bekerja Yang Wajib Kamu Terapkan

Jangan pernah menjadi sumber bau di kantor. Misalnya di mejamu banyak sampah, kamu mengenakan kaos kaki yang bau, parfum yang kamu kenakan terlalu strong dan lain sebagainya. Ingatlah, jangan berasumsi semua orang suka dengan bau yang kamu tebarkan. Jadilah pribadi yang sopan.

Pahami 5 Etika Mencari Kerja Berikut Ini Supaya Lamaran Kerjamu Diterima

Pahami 5 Etika Mencari Kerja Berikut Ini Supaya Lamaran Kerjamu Diterima

Pahami 5 Etika Mencari Kerja Berikut Ini Supaya Lamaran Kerjamu Diterima

Mencari kerja adalah tantangan baru yang harus dihadapi para fresh graduate maupun para pro yang telah resign dari perusahaan sebelumnya. Banyak dari para pelamar yang berlomba-lomba membuat CV dan surat lamaran kerja sebagus mungkin dengan harapan bisa diterima di perusahaan terkait. Namun, sehebat apapun CV yang kamu berikan, peluangmu untuk diterima akan kecil kalau tidak memahami etika dalam mencari kerja. Pasalnya, kesan awal yang dilihat perusahaan adalah etika dan body language yang kamu tunjukan kepada mereka. Sebuah perusahaan pastinya ingin mendapatkan karyawan yang passionate, percaya diri, dan juga bisa diandalkan. Berikut adalah 5 etika yang wajib kamu pahami dalam mencari kerja.

 

Gunakan Pakaian dan Make Up Yang Tepat Saat Wawancara Kerja

Pahami 5 Etika Mencari Kerja Berikut Ini Supaya Lamaran Kerjamu Diterima

Penampilan tetap menjadi sebuah etika mencari kerja yang tidak pernah lekang oleh waktu. Perusahaan juga akan memperhatikan seberapa meyakinkan penampilan yang kamu tunjukan untuk melamar kerja didepan mereka. Gunakan pakaian yang sopan dan rapi. Hal yang tidak dianjurkan adalah memakai aksesoris terlalu banyak, semir sepatu yang terlalu tebal, parfum yang beraroma terlalu berat dan lain sebagainya. Hindari pula memakai make up yang terlalu menor dan juga warna dasi polkadot yang terkesan aneh.

 

Jangan Mengunyah Permen dan Bermain Gadget Saat Wawancara

Pahami 5 Etika Mencari Kerja Berikut Ini Supaya Lamaran Kerjamu Diterima

Satu hal yang akan mengurangi nilai kamu dalam menghadapi wawancara kerja adalah melakukan hal yang tak perlu, seperti mengunyah permen karet dan juga bermain gadget! Dua hal tersebut menunjukan bahwa kamu terlalu santai dan terkesan tak serius dalam melamar kerja. Bahkan para HRD juga akan merasa kamu menganggap remeh perusahaan terkait dengan caramu bersikap tersebut.

 

Jangan Lemas Saat Berjabat Tangan

Pahami 5 Etika Mencari Kerja Berikut Ini Supaya Lamaran Kerjamu Diterima

Jabat tangan adalah momen penting bagi perusahaan mengetahui seberapa besar tekad dan keyakinanmu melamar didalamnya. Serta menunjukan apakah kamu orang yang introvert atau ekstrovert. Kebanyakan perusahaan ingin karyawan yang bisa berinteraksi dengan banyak orang dan menghadapi tantang yang ada didepan. Jadi berjabat tanganlah dengan meyakinkan, tegas dan percaya diri. Jangan berjabat tangan dengan lemas, ragu-ragu, apalagi kaku.

 

Hindari Menggunakan Email Yang Alay di Surat Lamaran

Pahami 5 Etika Mencari Kerja Berikut Ini Supaya Lamaran Kerjamu Diterima

Menggunakan alamat email yang alay atau tidak resmi sebaiknya dihindari. Pasalnya, ini akan mengurangi citramu sebagai professional yang ingin melamar kerja di sebuah perusahaan. Alangkah baiknya jika kamu menggunakan alamat email dengan nama lengkap, contoh namakamu@gmai.com atau namakamu@yahoo.co.id, dan lain sebagainya. Memakai email seperti Diana-cantik-imut-sekali@gmail.com atau  email alay sejenisnya sangat tidak dianjurkan.

 

Lakukan Negosiasi Gaji Secara Sopan

Pahami 5 Etika Mencari Kerja Berikut Ini Supaya Lamaran Kerjamu Diterima

Saat wawancara kerja, negosiasi tentang gaji adalah hal yang lumrah dilakukan. Namun, kamu harus paham bahwa pertanyaan tentang gaji yang diinginkan adalah sesuatu yang sensitif. Jadi jawablah pertanyaan yang diajukan tersebut secara sopan dan tepat! Jangan juga meminta gaji yang tak masuk akal dan memberatkan peruahaan tersebut.